Friday, February 5, 2010

Dewi tidak lagi menangis..

Innalillahi..

Entah kalau itu aku, mungkin aku nggak sanggup menghadapinya..
Dewi harus kehilangan putra pertamanya 7 bulan yang lalu, dalam usia 1.5 tahun.
Allah tentu sayang pada anak itu, setelah sebelumnya ia berjuang melawan pembengkakan kelenjar getah bening.
Saat Dewi menceritakan kisahnya, aku hampir saja menangis, tapi dia begitu tegar menjadikan airmataku malu untuk menetes.. Aku tidak bisa membayangkan perasaannya..

Tapi tegakah aku, atau siapa saja, menyalahkan dia? Tak terfikir sedikitpun olehku.
Dalam kehamilannya Dewi susah makan, dan hanya mau makan mie ayam.. Karena itukah?
Dan memang terkadang dia menyesal, merasa gagal.. Padahal, Dewi malah berusaha demi kesehatannya, kesehatan janinnya.
Untungnya orang2 dekatnya membantunya, mengembalikan semangatnya, dan tawakal terhadap ketetapan Allah ini..

Sekarang Dewi, alhamdulillah, dikarunia calon anak ke dua.. Mudah2an, ada hikmah yang bisa dia ambil.
Berat memang untuk mengandung, terjadi hal2 yang tidak biasa, ada kekacauan-kekacauan kecil. Tapi pikir, pakai dan makan yang terbaik, penting..
Korbankan sedikit ego dan emosi, hingga tak ada alasan buat kita untuk tidak memberikan yang terbaik buat janin, buat anak kita..

InsyaAllah Dewi kembali mendapatkan anak laki2 yang sehat sesuai harapannya..

Amin..

2 comments: